Al-Qur'an memandang bahwa manusia adalah makhluk biologis, psikologis dan sosial. Manusia sebagai basyar tunduk pada takdir Allah, sama dengan makhluk lainnya. Manusia sebagai insan dan al-nas dengan hembusan illahi atau roh Allah yang memiliki keterbatasan dalam memilih untuk tunduk atau menentang takdir Allah. Pemikiran tentang hakikat manusia dibahas dalam filsafat manusia. Agaknya, manusia sendiri tak henti-hentinya memikirkan dirinya sendiri dan mencari jawab akan apa, dari mana dan mau kemana manusia itu. PemAhaman yang tak utuh tentang manusia dapat berakibat fatal bagi perlakuan seseorang terhadap sesamanya, misalnya saja pandangan bahwa manusia merupakan fase lanjutan dari spesies tertentu yang mengalami evolusi dan natural selection, akan berimpikasi pada keyakinan bahwa manusia akan terus berkembang menuju penyempurnaan spesies.
Meskipun Islam memandang dalam dua dimensi, yakni jasad dan roh atau material dan spiritual, lebih dari itu, Islam secara tegas mengatakan bahwa manusia adalah makhluk yang diciptakan oleh Allah, dapat dididik dan mendidik, hamba Allah yang mulia, berfungsi sebagai pimpinan atau pengelola bumi, dan terakhir dalam keadaan suci atau memiliki kecenderungan menerima agama atau fitrah.
Download Makalah: "ini" Lengkap
alhamdulillah...akhirnya ketemu...terimakasih buwat bantuannya....
BalasHapussemoga Alloh membalas....
mohon ijin ngunduh ya....